Tulisan ini didedikasikan untuk orang tua saya yang mendorong saya hingga dapat masuk ke kampus idaman saya dan bertemu dengan teman-teman sejurusan saya.
●●●●●
Perjalanan dimulai di saat saya naik kelas XII di Madrasah swasta di daerah Tebet. Siapa yang mengenal Madrasah Aliyah Attahiriyah? Ya, disitulah saya sekolah. Kelulusan sudah di depan mata, sedangkan tujuan pasca kelulusan belum dirancang dan masih mengawang-awang. Ada dua pilihan yang banyak diceritakan kepada saya setelah lulus dari SMA: kuliah atau kerja. Kuliah pun menjadi pilihan saya. Banyak dari teman saya yang berkomentar "kok ngga kerja aja?". Well, bisa saja saya memilih jalan 'bekerja'. Namun, saya sangat sadar penuh tentang sisi luar dan dalam dunia pekerjaan. Memang, semua lulusan SMA dapat bekerja layaknya orang yang 'berkuliah', namun, kesempatan memperoleh jabatan pekerjaannya itulah yang berbeda. Orang yang mempunyai kompetensi tinggi dan keahlian yang terspesifikasi melalui perkuliahan memiliki kesempatan memperoleh lapangan pekerjaan yang lebih tinggi dibanding orang yang lulus setingkat SMA. Akhirnya saya bertekad untuk kuliah.













